Search

Choose Language

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : Pak HE
readbud - get paid to read and rate articles
Showing posts with label Operating System. Show all posts
Showing posts with label Operating System. Show all posts

PostHeaderIcon Share file and folder

Berikut ini cara melakukan sharing folder dan file pada operating system Windows XP sehingga dapat dipergunakan pada komputer lain yang terhubung dalam satu Network, perhatikan pada gambar di bawa ini nama folder yang akan dishare adalah folder "Data"




Pada gambar di atas menunjukkan folder Data yang akan kita share, klik kanan tombol mouse tepat pada folder yang dikehendaki, kemudian pilih "Sharing and Security..." sehingga menampilkan window berikut:


Pada windows Data Properties tab Sharing bagian Network sharing and security klik pada "If you understand the security ......" kemudian keluar window dengan pilihan sepirti pada gambar berikut


Pilih just enable file sharing dan klik tombol OK maka window Data properties akan berubah seperti pada gambar berikut


Beri tanda contreng pada "Share this folder on the network", jika menginginkan file atau folder yang terdqapat di dalam folder Data dapat dirubah, dihapus, atau ditambah oleh user, maka contreng juga pilihan "Allow network user to change my file"

Dengan mencontreng "Allow network user to change my file" berarti membuka penuh folder Anda pada Network/Jaringan, ini tidak menutup kemungkinan menjadi faktor menyusupnya virus dari komputer lain masuk ke folder kita yang telah dishare, bahkan bisa menyebar ke system. Untuk pencegahan virus diupayakan untuk meng-Update anti virus secara berkala.



Selesai sudah langkah-langkah berbagi data/file pada pengguna lain yang terhubung dalam satu network, perhatikan folder yang telah di share terdapat gambar tangan dan lihat bedanya antara folder "Data" dengan folder "My Documents" pada gambar di atas.

PostHeaderIcon Install Windows 7 dengan Flash Disk

Jika kita ingin menginstall computer atau laptop atau notebook yang tidak memiliki CD/DVD drive pasti akan kesulitan.
Kali ini kita dapat melakukannya dengan menggunakan sebuah flash disk, tentunya computer atau laptop atau notebook kita dipastikan mendukung/support booting USB.
Langsung saja kita praktikkan, ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

LANGKAH PERTAMA 
  1. Siapkan sebuah flash disk minimal berkapasitas 4GB. dan pastikan pula tidak ada data penting di dalamnya, atau backup dulu isinya, sebab proses pembentukkan boot flash disk membutuhkan formating.
  2. Tancapkan flash disk pada port USB yang sekiranya memiliki speed yang tinggi pada computer dengan OS Windows 7 atau Vista atau Windows 2008.
  3. Masuk pada command mode (run -- ketik cmd -- enter) kemudian ikuti perintah-perintah sebagai berikut:
  • DISKPART
  • LIST DISK  --  perhatikan pada tampilan lisk disk nomor berapa flash disk yang akan dibuat
  • SELECT DISK 4  -- misal flash disk kita pada nomor 4 dari daftar list disk.
  • CLEAN
  • CREATE PARTITION PRIMARY
  • SELECT PARTITION 1
  • ACTIVE
  • FORMAT FS=NTFS
  • ASSIGN
  • EXIT
 Langkah pertama sudah selesai.

LANGKAH KEDUA
  1. Masukkan Disk Installer Windows 7 ke dalam DVD drive
  2. Kembali pada command mode ketik E: (jika DVD drive pada drive E)
  3. CD BOOT
  4. BOOTSECT.EXE /NT60 F: (jika ada pesan setelah proses ini pada bagian akhir Access is denied, abaikan saja)
  5. Tutup command mode, selanjutnya copy semua isi di dalam DVD installer Windows 7 ke dalam flash disk.
  6. Flash disk siap diuji, restart computer dan pastikan boot awal pilihan pertama pada USB flas disk.
Selamat mencoba semoga bermanfaat. Amiiinnn.....

PostHeaderIcon Boot.ini Ntdetect.com dan Ntldr

Tahukah anda ? Kenapa Windows 2000 , dan windows Xp dapat diinstall di drive selain drive c: ?

Tidak seperti windows 95 ,windows 98 atau windows ME yang hanya bisa diinstall di drive c:  . Windows 2000 dan windows Xp , systemnya bisa diinstall di drive lain misalnya , drive d: , e: dan seterusnya itu, karena sebenarnya ada minimal 3 file yang harus ada di drive c:

Ke-tiga file tersebut adalah:

1.Ntldr , Ntldr adalah file system yang ada  windows 2000 atau windows Xp ,yang berfungsi sebagai penghubung antara MBR (Master Boot Record) dan System Operasi agar System bisa booting,atau kalau di windows 98 seperti command.com.Tanpa file ini bila komputer kita nyalakan maka akan keluar tampilan ntldr missing.

2. Ntdetect.com, file ini adalah file system yang ber fungsi untuk mendeteksi di mana ada folder system (windows 2000/windows xp) berada. Dengan adanya file ini System windows bisa di install sampai 3 system operasi (atau lebih) sekaligus , misalnya windows 98 ,  windows 2000 , windows xp. Tanpa adanya file ntdetect.com , windows akan restart terus menerus ataupun akan tampil blue screen.

3. Boot.ini , file ini dapat diakses melalui msconfig atau My Computer Click kanan > Properties >Advanced > pilih setting startup and recovery, di sytem startup inilah kita bisa edit file boot.ini. Yang  sebenarnya file ini bertempat /  ada di C:\boot.ini

Kalau melalui msconfig , caranya ketik di menu run : msconfig >pilih tab boot.ini , disini kita bisa menentukan pilihan startup yang kita kehendaki.

Untuk keamanan Operating system saya, sarankan untuk meng-copy file ini (sebagai back up) dan ditempatkan di tempat terserah, sesuai selera anda.Yang penting suatu saat kalau diperlukan dapat anda kembalikan lagi.

Penting!!! Bagi yang meng-install dual boot misalnya Windows 98 dan windows xp ,bila windows 98 mau dihapus, jangan langsung format dan restart karena windows xp menaruh tiga file tersebut diatas di drive c: tempat windows 98. Jika terlanjur di format tempatkan lagi 3 file tersebut (ntldr , ntdetect.com , boot.ini) di drive c: sebelum direstart.

File tersebut attributnya hidden system .untuk menampilkannya kita ke folder option > pilih view >pilih show hidden files and folders dan hilangkan check (unchecked) pada hide protected operating system files (Recommended)
HTML Hit Counter
Jumlah Pengunjung

Daftar Pengunjung

QR Code

Share